BENDA BENDA ERGGESTIK PADA TUMBUHAN (AMILUM)


LAPORAN BOTANI FARMASI II
BENDA BENDA ERGESTIK
(AMILUM)
D
I
S
U
S
U
N
OLEH : KELOMPOK V
KELAS 2.1
170205050                  Ririn M Pandiangan               170205057      Yohana Nababan
170205051                 Risnawat R Depari                  170205058      Susan Lorensza
170205052                 Anita C Sihotang                     170205059      Liber K Humenru
170205054                 Cut devi syuatmi                     170205060      Nurul Febrianti
170205056                 Rivay J Pasaribu                     170205169      Elisabet P Tarigan



Dosen pembimbing : Alfi Safitri M.pd

FAKULTAS FARMASI DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA
MEDAN
2019







IDENTIFIKASI AMILUM SECARA MIKROSKOPI
A.     TUJUAN
·         Untuk dapat mengetahui dan dapat membedakan macam-macam amilum yang umum digunakan dalam sediaan farmasi.
·         Untuk mengetahui fragmen-fragmen yang ada dalam objek yang diamati
B.     TINJAUAN PUSTAKA
Pati atau amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar,  tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang.pati tersusun dari dua macam karbohidrat, yaitu amilosa dan amilopektin dalam komposisi yang berbeda-beda. Amilosa memberikan sifat keras sedangkan amilopektin bersifat lengket. 
Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tesiodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi, yang harus diperhatikan pada pengamatan amilum secara mikroskopik adalah betntuk dan ukuran butiran, bentuk dan letak hilus, adanya lamella. Dalam dunia farmasi amilum digunakan sebagai bahan penghancur atau pengembang obat yang berfungsi menghancurkan tablet setelah ditelan.
1.      Tepung beras / roti (amilum orizae )
Amylum oryzae (pati beras) adalah amylum yang diperoleh dari biji Oryza sativa L. yang berupa serbuk sangat halus dan putih. Secara makroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak , tunggal atau majemuk bentuk bulat telur. Hilus di tengah tidak terlihat jelas, tidak ada lamella konsentris. Jika diamati di bawah cahaya terpolarisasi tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Klasifikasi tanaman asal:
Kingdom                     :Plantae
Subkingdom                :TraCheobionta
Super Divisi                :Spermathopyta
Divisi                           :Magnoliophyta
Kelas                           :Liliopsida
Sub kelas                     :Commelinidae
Ordo                            :Poales
Familli                         :Poaceae
Genus                          :Oryza
Spesies                        :Oryza sativa L.

Tepung beras berasal dari padi. Padi termasuk keluarga padi-padian. Batangnya beruas-ruas yang di dalamnya berongga (kosong), tingginya 1 sampai 1,5 meter. Pada tiap-tiap buku batang tumbuh daun, yang berbentuk pita dan berpelepah. Pelepah itu membalut hampir sekeliling batang. Di dalam tanah, dari tiap buku tumbuh tunas yang dapat mengadakan batang (anak padi). Anak padi itu dapat pula beranak, dan demikian berturut-turut. Itulah makanya kita tak heran, apa sebabnya dari sebutir padi dapat tumbuh 40-50 batang.Bila telah sampai waktunya, dari tiap-tiap batang keluar bunga. Bunga itu bunga majemuk, yang galibnya disebut sebagai bulir.
 Pada tiap bulir keluar 100 sampai 400 bunga. Pada bunga ada 2 helai sekam kelopak dan 2 helai sekam mahkota. Waktu terjadi penyerbukan, bunga itu merekah (terbuka). Dan kalau penyerbukan telah berlalu, maka dasar bunga itu tertutup kembali. Sekam mahkota itulah yang selanjutnya menjadi kulit padi. Sekam mahkota yang dua lembar tersebut tidak sama besarnya. Sekam mahkota yang besar, pada beberapa macam padi mempunyai ekor atau janggut. Padi yang berekor itu bisaanya disebut orang sebagai padi janggut atau padi bulu. Yang tidak berekor disebut cereh, dan gabahnya mudah luruh. Padi bulu bisaanya tak mudah luruh.
2.      Tepung jagung (zea mays)
Amylum Maydis (pati jagung) adalah pati yang diperoleh dari biji Zea mays L. Yang berupa serbuk sangat halus dan putih.secara mikroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak, bersudut, atau butir bulat, hilus ditengh berupa rongga nyata atau celah, tidak ada lamella. Jika diamati dibawah cahaya terpolarisasi, tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Klasifikasi tanaman asal:
Kingdom               : Plantae
Subkingdom          : Tracheobionta
Super Divisi          : Spermatophyta
Divisi                     : Magnoliophyta
Kelas                     : Liliophsida
Sub Kelas              : Commelinidae
Ordo                      : Poales
Famili                    : Poaceae
Genus                    : Zea
Spesies                  : Zea mays L.
Tepung jagung berasal dari jagung.Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif. Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m, ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6m. Tinggi tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan. Meskipun beberapa varietas dapat menghasilkan anakan (seperti padi), pada umumnya jagung tidak memiliki kemampuan ini.Jagung termasuk tanaman bijinya berkeping tunggal monokotil, jagung tergolong berakar serabut yang dapat mencapai kedalaman 80 cm meskipun sebagian besar berada pada kisaran 20 cm.
Pada tanaman yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman. Batang jagung tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu, namun tidak seperti padi atau gandum. Terdapat mutan yang batangnya tidak tumbuh pesat sehingga tanaman berbentuk roset. Batang beruas-ruas. Ruas terbungkus pelepah daun yang muncul dari buku. Batang jagung cukup kokoh namun tidak banyak mengandung lignin. Daun jagung adalah daun sempurna.
 Bentuknya memanjang. Antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Tulang daun sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun ada yang licin dan ada yang berambut. Stoma pada daun jagung berbentuk halter,  yang khas dimiliki familia Poaceae. Setiap stoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas. Struktur ini berperan penting dalam respon tanaman menanggapi defisit air  pada sel-sel daun. Jagung memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious).   
Tiap kuntum bunga memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Pada jagung, dua floret dibatasi oleh sepasang glumae (tunggal: gluma). Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga (inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, dan disebut sebagai varietas prolifik. Bunga jantan jagung cenderung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih dini daripada bunga betinanya (protandri).
3.      Tepung kanji (Manihotesculentacrantz)
Amylum Manihot (pati singkong) adalah pati yang diperoleh dari umbi akar Manihot utilissima Pohl yang berupa serbuk sangat halus dan putih, secara mikroskopik berupa butir tunggal, agak bulat atau bersegi banyak butir kecil, butir besar, hilus ditengah berupa titik, garis lurus atau bercabang tiga, lamella tidak jelas konsentris, butir majemuk sedikit, terdiri dari 2 atau 3 butir tunggal yang tidak sama bentuknya.
Klasifikasi tanaman asal:
Kingdom               :Plantae
Sub kingdom         :tracheobionta
Super Divisi          :spermatophyte
Divisi                     :Magnoliopsida
Sub kelas               :Rosidae
Ordo                      :Euphorbiales
Famili                    :Eupherbiaceae
Genus                    :Manihot
Spesies                  :Manihotesculentacrantz
         Bagian Tanaman Ubi Kayu / Singkong Bagian tubuh tanaman singkong terdiri atas batang, daun, bunga,umbi, dan kulit umbi. Batang tanaman singkong berkayu, beruas – ruas, dengan ketinggian mencapai lebih dari 3 m. Warna batang bervariasi, ketika masih muda umumnya berwarna hijau dan setelah tua menjadi keputih – putihan, kelabu, atau hijau kelabu. Batang berlubang, berisi empulur berwarna putih, lunak, dengan struktur seperti gabus. Susunan daun singkong berurat, menjari dengan cangap 5 – 9 helai.
Daun singkong, terutama yang masih muda mengandung racun sianida, namun demikian dapat dimanfaatkan sebagai sayuran dan dapat menetralisir rasa pahit sayuran lain, misalnya daun papaya dan kenikir. Bunga Bunga tanaman singkong berumah satu dengan penyerbukan silang sehingga jarang berbuah. Umbi Umbi yang terbentuk merupakan akar yang menggelembung dan berfungsi sebagai tempat penampung makanan cadangan. Bentuk umbi biasanya bulat memanjang, terdiri atas kulit luar tipis (ari) berwarna kecoklat – coklatan (kering), kulit dalam agak ebal berwarna keputih – putihan (basah), dan daging berwarna putih atau kuning (tergantung varietasnya) yang mengandung sianida dengan kadar yang berbeda. Kulit umbi ini menutupi umbi secara keseluruhan. Karena kulit umbi mempunyai susunan sel serta mempunyai lapisan tertentu sehingga kulit umbi dapat dengan mudah dipisahkan dari bagian umbinya.
4.      Tepung kacang tanah ()
Tanaman polong-polongan atau legume anggota suku Fabaceae yang dibudidayakan.  serta menjadi kacang-kacangan kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman ini tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dengan daun-daun kecil tersusun majemuk.  Dalam perdagangan internasional dikenal sebagai bahasa Inggrispeanut, groundnut.
Tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea, L.) merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika, khususnya dari daerah Brazilia (Amerika Selatan). Awalnya kacang tanah dibawa dan disebarkan ke benua Eropa, kemudian menyebar ke benua Asia sampai ke Indonesia (Purwono dan Purnamawati, 2007).
Kingdom         : Plantae
Divisi               : Spermatophyta
Subdivisi         : Angiospermae
Kelas               : Dicotyledonae
Ordo                : Leguminales
Famili              : Papilionaceae
Genus              : Arachis
Spesies            : Arachis hypogaea L.
Biji kacang tanah terdapat di dalam polong. Contoh biji kacang tanah dapat dilihat pada. Kulit luar (testa) bertekstur keras, berfungsi untuk melindungi biji yang berada di dalamnya. Biji berbentuk bulat agak lonjong atau bulat dengan ujung agak datar karena berhimpitan dengan butir biji yang lain selagi di dalam polong (Pitojo, 2005). Warna biji kacang pun bermacam-macam: putih, merah kesumba, dan ungu. Perbedaan-perbedaan itu tergantung pada varietas-varietasnya (AAK, 1989). 

C.     ALAT DAN BAHAN
1.      ALAT
·         Mikroskop
·         Pipet tetes
·         Objek glass
·         Deks glass
·         Tissue
2.      BAHAN
·         Tepung roti
·         Tepung jagung
·         Tepung kanji
·         Tepung kacang tanah
·         Kloralhidrat
·         Aquadest
D.     PROSEDUR KERJA
Ø  Sediakan mikroskop ang baik dan telah nyala.
Ø  Gunakan lensa pembesaran 20 x pada mikroskop
Ø  Letakkan sedikit sekali sampel pada objek glass.
Ø  Kemudian tetesi kloralhidrat atau aquadest ke sampel yang ada di objek glass.
Ø  Kemudian timpa dengan deks glass .
Ø  Amati dibawah mikroskop.
Ø  Lakukan langkah diiatas untuk semua sampel
Ø  Catat hasil pengamatan

E.      HASIL PENGAMATAN

NAMA SAMPEL

MAKROSKOPIIK
MIKROSKOPIK
Dari percobaan
Dari Internet


TEPUNG BERAS/ ROTI
Oryza sativa L







TEPUNG JAGUNG
Zea mays L.








 



TEPUNG KANJI
Manihotesculentacrantz





TEPUNG KACANG
Arachis hypogaea L
 




F.      PEMBAHASAN
Pada praktikum tanggal 13 Maret 219 dilakukan identifikasi amilum secara mikroskopis. Sampel yang digunakan pada percobaan kali ini adalah Amylum Oryzae,Amylum Manihot, tepung kacang, dan Amylum Maydis. Identifikasi amilum secara mikroskopis agar kita lebih mengetahui bentuk-bentuk yang khas dari masing-masing amilum pada sampel sehingga kedepannya akan lebih memudahkan mahasiswa dalam membuat sediaan farmasi. Identifikasi Amylum secara Mikroskopik :
Amylum Oryzae
Amylum oryzae (pati beras) adalah amylum yang diperoleh dari biji Oryza sativa L. yang berupa serbuk sangat halus dan putih. Secara makroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak , tunggal atau majemuk bentuk bulat telur. Hilus di tengah tidak terlihat jelas, tidak ada lamella konsentris. Jika diamati di bawah cahaya terpolarisasi tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Bentuk : Butir Bersegi
Ukuran : Bersegi 2 µm-5µm bulat   telur 10µm-20µm
Hilus    :terdapat 1 titik di ujung
Lamella : tidak ada lamella
Amylum Manihot
Amylum Maydis (pati jagung) adalah pati yang diperoleh dari biji Zea mays L. Yang berupa serbuk sangat halus dan putih.secara mikroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak, bersudut, atau butir bulat, hilus ditengh berupa rongga nyata atau celah, tidak ada lamella. Jika diamati dibawah cahaya terpolarisasi, tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Bentuk : Tunggal agak bulat
Ukuran : 5µm-10µm
Hilus     : hilus ditengah berbentuk titik
Lamella : tidak ada lamella
Amylum Maydis
Amylum Manihot (pati singkong) adalah pati yang diperoleh dari umbi akar Manihot utilissima Pohl yang berupa serbuk sangat halus dan putih, secara mikroskopik berupa butir tunggal, agak bulat atau bersegi banyak butir kecil, butir besar, hilus ditengah berupa titik, garis lurus atau bercabang tiga, lamella tidak jelas konsentris, butir majemuk sedikit, terdiri dari 2 atau 3 butir tunggal yang tidak sama bentuknya.
Bentuk : Butir bersegi banyak
Ukuran : 2µm-23µm
Hilus     : hilus bersegi banyak
Lamella : tidak ada lamella

Tepung kacang tanah
            Pada pengamatan yang telah dilakukan tepung kacang hanya menghassilkan pengamatan gumpalan minyak.
Terdapat gumpalan minyak / lemak pada sampel

G.     KESIMPULAN
Amylum oryzae (pati beras) adalah amylum yang diperoleh dari biji Oryza sativa L. yang berupa serbuk sangat halus dan putih. Secara makroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak , tunggal atau majemuk bentuk bulat telur. Hilus di tengah tidak terlihat jelas, tidak ada lamella konsentris. Jika diamati di bawah cahaya terpolarisasi tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Amylum Maydis (pati jagung) adalah pati yang diperoleh dari biji Zea mays L. Yang berupa serbuk sangat halus dan putih.secara mikroskopik yaitu berupa butir bersegi banyak, bersudut, atau butir bulat, hilus ditengh berupa rongga nyata atau celah, tidak ada lamella. Jika diamati dibawah cahaya terpolarisasi, tampak bentuk silang berwarna hitam, memotong pada hilus.
Amylum Manihot (pati singkong) adalah pati yang diperoleh dari umbi akar Manihot utilissima Pohl yang berupa serbuk sangat halus dan putih, secara mikroskopik berupa butir tunggal, agak bulat atau bersegi banyak butir kecil, butir besar, hilus ditengah berupa titik, garis lurus atau bercabang tiga, lamella tidak jelas konsentris, butir majemuk sedikit, terdiri dari 2 atau 3 butir tunggal yang tidak sama bentuknya.
Tanaman polong-polongan atau legume anggota suku Fabaceae yang dibudidayakan.  serta menjadi kacang-kacangan kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman ini tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dengan daun-daun kecil tersusun majemuk.  Dalam perdagangan internasional dikenal sebagai bahasa Inggrispeanut, groundnut.
H.     DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2009, Farmakope Herbal Indonesia Edisi I, Departemen Kesahatan Republik Indonesia, Jakarta.
Ditjen POM, 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Fahn, A.1995. Anatomi Tumbuhan edisi ketiga.Yogyakarta: Gajah Mada University Press
Gunawan,D.,Mulyani,S.2004. Ilmu Obat Alam (Farmakognosi) jilid 1. Jakarta: Penebar Swadaya
Harsanto, P.B., 1986.  Budidaya dan Pengolahan Sagu.  Kanisius.  Yogyakarta.
.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

STOMATA PADA DAUN TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL

JARINGAN PENGANGKUT PADA TUMBUHAN (XILEM DAN FLOEM)

BENDA BENDA ERGESTIK (pada tumbuhan RHIZOMA)